Universitas Ciputra mengedepankan ”Semangat Entrepreneur” demi memajukan Bangsa Indonesia. Dengan pengalaman dan kompetensi di bidang pendidikan entrepreneurship, Universitas Ciputra melalui UCEO mengembangkan program pembelajaran online. Program ini dikembangkan untuk memberi pembelajaran yang mudah dipahami dan dilakukan.

Untuk mengikuti Kuliah Online Gratis ini, silahkan masuk ke Ciputra-UCEO.com

9 Cara Menjadi Lebih dari Seorang Leader

Transient

Menjadi pemimpin yang baik adalah dambaan setiap orang. Tidak jarang jika sebuah perusahaan bekerja keras mencari seorang pimpinan dengan seleksi ketat hanya sekedar mencari orang dengan jiwa kepemimpinan yang baik. Jiwa seorang pemimpin sesungguhnya ada di setiap orang dan bisa dilatih namun hanya sedikit orang yang peduli akan pentingnya kepemimpinan ini. Contohnya jika kita memiliki seorang pimpinan di kantor yang memiliki jiwa kepemimpinan, tentu setiap pekerjaan akan diselesaikan dengan baik dan potensi pada setiap karyawan bisa dimaksimalkan. Berikut adalah tips bagi anda, agar menjadi pemimpin yang lebih baik :

1.     Doronglah Karwayan untuk Menolak Anda

Perusahaan yang baik selalu mendorong karyawannya untuk terus berpikir menyelesaikan masalah yang ada, jangan cepat berpuas diri dengan keberhasilan yang sudah ada. Jika karyawan anda berfokus pada keberhasilan dan hanya berbicara tentang keberhasilan yang sudah mereka peroleh, berarti anda dalam bahaya ! Doronglah mereka untuk tidak cepat berpuas diri dan terus mencoba alternatif yang lebih baik

2.     Jangan Tuntun Mereka !

Proses belajar yang paling baik adalah mencoba dan mempraktekan. Biarkan karyawan anda bekerja dengan mandiri dan menggunakan cara yang mereka inginkan, ini akan mendorong karyawan anda untuk bekerja lebih kreatif dan bebas. Seorang pemimpin yang baik akan selalu mendukung mereka dari depan maupun belakang

3.     Jika tidak setuju dengan sebuah ide, Jangan hancurkan mereka !

Pelajaran yang paling baik adalah belajar dari kesalahan. Biarkan mereka mencoba ide dan belajar dari setiap kesalahan.

4.     Tunjukan Belas Kasihan Anda

Buatlah hubungan interpersonal yang kuat di tempat kerja , sehingga karyawan memiliki beberapa makna yang melekat pada pekerjaan yang mereka lakukan. Sedikit belas kasihan akan membuat karyawan anda lebih berempati dan menghormati anda.

5.     Berjanjilah untuk terus belajar dan ingin tahu

Pengetahuan selalu berkembang setiap waktu, begitu juga kepemimpinan. Teruslah bertanya pada diri sendiri “apa yang harus saya ketahui?” atau “Bagaimana saya belajar dan menguji ide di situasi yang tidak aman?”. Tentunya pertanyaan ini akan melatih anda lebih jeli dalam pengambilan keputusan.

6.     Kenali diri anda sendiri

Sama seperti ketika anda mengikuti progam diet tanpa mengetahui berapa berat badan anda sendiri. Anda harus mengetahui kebenaran tentang diri anda sendiri, mulailah perjalanan anda dengan kebiasaan apa yang sering anda lakukan. Apakah kebiasaan anda membuat anda mengambil keputusan lebih buruk ? Salah satu masalah terbesar yang bisa dilihat adalah kurangnya nyata kesadaran diri. Para Eksekutif sering tidak menyadari bahwa pentingnya kesadaran diri, padahal mereka adalah orang yang mengambil keputusan.

7.     Seperti Laser yang fokus pada tujuan

Tetap fokuslah pada tujuan. Seringkali seorang pemimpin berpikir terlalu banyak hal yang membuat anda tidak fokus pada hal yang lebih penting. Berilah kesempatan pada diri anda untuk berfokus pada satu hal. Hal ini akan memberi hasil lebih baik, daripada mengerjakan lima hal dan tidak satupun yang selesai.

8.     Singkirkan manajer tak berprestasi

“Jika saya memiliki 60 manager, mungkin saya akan menyingkirkan 40 darinya. Saya todak mentoleransi orang yang bersantai ataupun terlalu manja” kata Gordon Bethune (seorang CEO maskapai penerbangan). Setiap orang menang atau tidak satupun menang

9.     Berlatihlah kepemimpinan setiap hari

Banyaknya latihan yang anda lakukan akan mempengaruhi performa anda. Ini sama ketika anda bermain alat musik, semakin banyak anda berlatih dengan musik maka nada yang dihasilkanpun akan semakin indah.

Comment

6 Cara Memperoleh Performa Tebaik dari Tim

Transient

Kesulitan terbesar yang dimiliki oleh seorang CEO perusahaan adalah memiliki kesamaan visi dan misi dengan para bawahannya. Sebuah perusahaan tidak semerta-merta bisa mengimplementasikan visi dan misi yang dimiliki oleh perusahaan kepada para karyawannya karena para karyawan secara individual pun memiliki visi dan misi serta harapan-harapan tertentu ketika memasuki sebuah perusahaan.

Ketika kita berbicara mengenai perusahaan jasa, maka tantangan kesatuan visi dan misi ini sudah bukan merupakan kesulitan lagi namun sudah merupakan penentu keberlangsungan perusahaan. Sebuah perusahaan jasa dinilai berdasarkan kualitas pelayanan yang diberikan oleh tim perusahaan kepada konsumennya. Cara seorang konsumen menilai apakah sebuah perusahaan jasa telah memberikan produk yang baik bagi mereka adalah bukan hanya dengan melihat wujud produk yang didapatkan, namun juga dengan mengalami pelayanan yang diberikan. Tantangan seperti ini sangat susah dilewati karena untuk memperoleh karyawan yang sejalan dengan nilai perusahaan, diperlukan mereka yang sangat antusias, berkomitmen, dan mau berjuang untuk kesuksesan perusahaan. Pertanyaannya adalah, bagaimana mungkin kita memperoleh orang-orang seperti ini?

David Koji, seorang konsultan perusahaan restoran, mempelajari cara-cara untuk mendapatkan performa terbaik dari sebuah tim perusahaan restoran. Mengingat bahwa perusahaan restoran sedang ramai bersaing, kini produk makanan sudah harus didampingin dengan pelayanan yang memuaskan untuk mendapat nilai plus dari konsumen. David Koji membagikan 6 tips untuk memperoleh performa terbaik dari tim.

1.  Bekerjalah dengan orang-orang yang bergerak untuk sebuah “alasan” dan bukan hanya untuk “uang”

Tentunya susah mencari orang-orang seperti ini, mengingat bahwa sebagian besar orang bekerja untuk memenuhi kebutuhan dasarnya. Akan tetapi, orang-orang yang tidak hanya memikirkan asas transaksional tetapi juga memikirkan perkembangan diri dan perkembangan perusahaan akan sangat bisa memacu pergerakan perusahaan dengan lebih kencang. Berbicara mengenai perusahaan jasa, sebelum memiliki visi dan misi yang sama, tentu saja antara atasan dan bawahan harus memiliki passion atau gairah yang sama terlebih dahulu.

Sebelum mulai mempekerjakan orang, perusahaan harus terlebih dahulu membeberkan tujuan umum yang ingin dicapai. Misal sebagai perusahaan restoran, tujuan umum yang ingin dicapai adalah untuk menjadi perusahaan restoran terkemuka. Ini belum menjadi visi dan misi yang spesifik. Tetapi, para bawahan sudah harus tahu dan memiliki gairah yang sama untuk membuat perusahaan restoran tersebut bisa menjadi lebih baik dengan kehadiran mereka.

2.    Gerakkan tim dalam satu garis yang selaras

Meski telah memiliki gairah untuk bekerja demi tujuan yang sama, bukan berarti perusahaan kebal dengan adanya kepala-kepala yang mementingkan tujuan sendiri atau ingin bekerja dengan caranya sendiri. Perusahaan harus bisa mengkomando tim untuk bergerak dalam satu garis yang selaras. Untuk bisa mencapai hal ini, harus ada kesepakatan antara perusahaan dengan para bawahan. Kesepakatan ini bisa hanya disampaikan secara verbal atau tertulis.

3.   Buang kebijakan-kebijakan perusahaan yang tidak perlu

Berhenti berpikir bahwa perusahaan Anda adalah perusahaan yang besar dan membutuhkan sebuah sistem yang sangat rinci agar bawahan bisa bekerja secara sempurna. Tidak. Justru dengan adanya peraturan yang sangat rinci, hal itu bisa mengurangi efisiensi kerja. Belum tentu juga peraturan-peraturan tersebut sudah diperlukan oleh perusahaan. Belum tentu juga bawahan, atau Anda sendiri, akan betah dengan sistem kerja yang rumit seperti itu. Jadi, buang kebijakan-kebijakan perusahaan yang tidak diperlukan.

4.   Pastikan bahwa para bawahan bisa memberikan suaranya dengan jujur

Semua orang dalam perusahaan memiliki kesempatan yang sama untuk bersuara dengan jujur, dan CEO harus mendorong mereka untuk melakukan hal tersebut. Tanpa adanya kebijakan yang memperbolehkan mereka untuk bersuara, maka tidak akan ada masukan-masukan dari para pelakon kerja yang mungkin dapat memberi kemajuan bagi perusahaan. Kebijakan buka suara ini juga akan membuat para karyawan merasa lebih memiliki perusahaan, di mana suara yang mereka berikan juga didengar dan dihargai oleh perusahaan.

5.   Tunjukkan target perusahaan dan pacu tim untuk menggapainya

Beberkan target-target yang ingin dicapai perusahaan secara terbuka, agar para bawahan tahu apa saja yang harus mereka capai. Akan tetapi, target yang dibeberkan haruslah target yang rasional dan mungkin dicapai, bukan target yang tidak rasional atau berlebihan. Target yang berlebihan akan membuat karyawan malas bekerja, tidak lagi termotivasi, dan berpikir bahwa pekerjaannya tidak berguna.

6.   Senantiasa berkomunikasi secara konstan dan tersentral

Penggunaan media komunikasi sangat krusial demi menjaga keberlangsungan suatu perusahaan. Sebuah tim perusahaan harus memiliki alur komunikasi yang konstan dan tersentral, serta mengikuti jaman. Penggunaan social media yang konstan dapat menimbulkan alur komunikasi yang baik antar atasan dan bawahan.

Comment

[Daftar Sekarang] Event Gathering UCEOx Surabaya "Kiat Membangun Bisnis Ritel"

UCEOX SURABYA.jpg

Kami yakin dengan Entrepreneurship, Indonesia dapat menjadi Negara yang lebih makmur. Dengan semakin banyaknya Entrepreneur baru akan semakin terbuka lapangan kerja dan kesejahteraan tidak hanya bagi pemilik perusahaan namun juga bagi masyarakat sekitar.

Melalui UCEO, Dr. (HC) Ir. Ciputra atau yang lebih akrab disapa Pak Ci, sangat bersemangat menginspirasi setiap generasi baru Indonesia tanpa batasan usia maupun tempat untuk menjadi seorang entrepreneur. Selain dalam bentuk pengajaran secara online, para UC Onliner atau maysarakat umum pun dapat merasakan semangat Entrepreneur Pak Ci melalui kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan secara langsung yang dibuat dalam bentuk forum diskusi.

Pada kesempatan ini UCEO akan kembali mengadakan acara gathering di kota Surabaya bersama para Anggota UCEOx yang lain dengan tema "Kiat Membangun Bisnis Ritel" pada;

Hari               : Kamis, 10 April 2014
Jam               : 17.30 s/d selesai (Acara dimulai dengan makan malam)
Tempat          : Universitas Ciputra, Ruang Teater Lantai 7
Jl UC Town Citraland, Surabaya

Narasumber :

1. Antonius Tanan, Direktur Senior Grup Ciputra
2. Poedjiati Tan, Dosen Pengantar Entrepreneur Ritel
3. Nur Agustinus, Direktur Akademik UCEO

Undangan FREE dan dibuka untuk umum, namun terbatas untuk 50 pendaftar.

Daftar Sekarang Juga.

Dafar melalui SMS dengan Format: [nama][email][profesi][kota asal] kirim ke 085649428228.
Pendaftaran akan ditutup hari Rabu 9 April 2014 pukul 12.00 WIB.
Konfirmasi peserta terdaftar akan kami kirim melalui email dan sms pada hari Rabu 9 April 2014 pukul 14.00 WIB.

Tersedia Makan Malam dan DOORPRIZE menarik!

Tunggu apa lagi? Daftar segera dan mari bersama-sama menghantar Indonesia menjadi negeri yang lebih makmur dengan entrepreneurship.

Comment

New Free Course : "Menembus Pasar Ekspor"

Ekspor adalah proses transportasi barang atau komoditas dari suatu negara ke negara lain. Proses ini seringkali digunakan oleh perusahaan dengan skala bisnis kecil sampai menengah sebagai strategi utama untuk bersaing di tingkat internasional. Secara sederhana ekspor adalah kegiatan menjual barang ke luar negeri dengan mengikuti aturan perdagangan yang berlaku. Bagi kita yang tidak memiliki perusahaan, mungkin akan merasa tidak begitu ingin tahu tentang ekspor. Namun bisa jadi kita hanya sebatas ingin tahu bagaimana proses ekspor, maka kita perlu mempelajari tentang bagaimana memasuki pasar ekspor, prosedur pertukaran barang mulai dari segi peraturan, kepabean, shipping atau pengiriman barang, maupun perbankan.

Untuk membahas hal inilah maka Universitas Ciputra Entrepreneur Online meluncurkan kembali pembelajaran online bersifat gratis yang berjudul "Menembus Pasar Ekspor". Pembelajaran akan dimulai pada tanggal 7 April 2014 dan berlangsung selama 4 minggu. Dengan kurikulum meliputi beberapa hal sebagai berikut;

Minggu 1:

  • Tidak perlu takut melakukan ekpor
  • Mengetahui produk yang layak dijual ke pasar global
  • Persyaratan menjadi eksporter
  • Beberapa contoh profil pengusaha UKM yang sukses ekspor

Minggu 2:

  • Tahapan ekspor
  • Menghitung Biaya dan harga jual

Minggu 3:

  • Sistem Pembayaran Internasional

Minggu 4:

  • Cara mendapatkan buyer internasional

Untuk link pendaftaran silahkan klik http://www.ciputra-uceo.com/. Gratis!

Comment

Need Volunteer for Surabaya UCEO Gathering: 10 April 2014

Transient

Hai, UC Onliner !
Pada bulan April ini, UCEO akan memulai kembali mengadakan Gathering dan untuk kali ini acara akan diadakan di Universitas Ciputra Surabaya.
Bertempat di ruang Theater UC lantai 7 pada tanggal 10 April 2014, dimulai pukul 18.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB.

Tema besar Gathering kali ini adalah "Kiat Sukses Membangun Bisnis Ritel", dengan tujuan mengupas tuntas perkembangan dan strategi membangun bisnis ritel yang dapat diaplikasikan pada semua pebisnis di Indonesia.
Sayangnya, untuk acara ini kami, tim UCEO, masih membutuhkan sekitar 2 orang pembicara yang berani memberikan materi atau pengalaman mereka tentang bisnis ritel mereka. Apakah Anda bersedia menjadi volunteer? Diutamakan bagi UC Onliner yang berada di Surabaya, kami membuka kesempatan bagi yang ingin membagikan pengalaman sekaligus mencoba public speaking di Universitas Ciputra untuk mengajukan diri dengan cara membalas forum di https://piazza.com/class/hqejfderd0e2vy?cid=979 atau sms langsung ke Bpk. Arisandi - 085649428228. Sertakan Nama Anda, No yang dapat dihubungi, dan topik yang ingin Anda bawakan.

Batas tanggal pengajuan diri adalah tanggal 4 April , Jumat pukul 12.00 WIB. Jangan sungkan untuk bertanya, kami akan sangat terbantu dengan partisipasi Anda.

Terimakasih. Salam Entrepreneur !

Comment

UCEO meluncurkan Free Course "The Climbers"

Individu di dalam organisasi akan mendaki ke atas. Ada yang sampai ke posisi terpuncak, namun ada juga yang masih menapak karier. Tidak ada kata "gagal" di dalam mendaki. Kegagalan hanya ada jika sebelum memulai mendaki seseorang mengatakan kepada dirinya sendiri "aku akan gagal". Menjadi pimpinan dijenjang apa pun adalah keberhasilan. Namun, keberhasilan akan makin tinggi jika yang dicapai adalah jenjang kepemimpinan yang lebih tinggi.

Transient

Daftar sekarang juga di kuliah gratis UCEO "The Cllimber" dan temukan kiat-kiat mencapai puncak karier secara entrepreneurial. Kelas akan dimulai pada tanggal 28 April 2014 dan difasilitatori langsung oleh Prof. Dr. Djokosantoso Moeljono, penulis buku The Climbers.

Berikut adalah timeline pembelajaran dalam kuliah online The Climber:

Minggu 1: Menjadi sosok "The Climbers"

  • Materi: Video
  • Bacaan: Moeljono, Djokosantoso (2013).  The Climbers, Bab I Pendahuluan, halaman 1-13
  • Stoltz, Paul G. (2007). Adversity Quotient (Gunung - Mendaki Menuju Kesuksesan), halaman 17-28
  • Tugas: Mencari sosok yang ada sebagai contoh dari tipe The Climbers

  Minggu2: Menjawab tantangan perubahan

  • Materi: Video
  • Bacaan: Moeljono, Djokosantoso (2013).  The Climbers, Bab II Tantangan-Tantangan Pendakian Hari Ini, halaman 15-30 dan Bab III Dari Mana Memulai, halaman 31- 39
  • Stoltz, Paul G. (2003). Adversity Quotient@Work (Bab III Mengukur MK), halaman 81-95.
  • Tugas: Mengevaluasi diri berapa nilai MK (Mengatasi Kesulitan/AQ Adversity Quotient)

Minggu 3: Kekuatan Pengetahuan dan Ketrampilan

  • Materi: Video
  • Bacaan: Moeljono, Djokosantoso (2013).  The Climbers, Bab IV Memperkaya Pengetahuan, halaman 41- 47
  • Bacaan: Moeljono, Djokosantoso (2013).  The Climbers, Bab V Tingkatkan ketrampilan, halaman 49-56

Minggu 4: Sukses melalui sikap proaktif

  • Materi: Video
  • Bacaan: Moeljono, Djokosantoso (2013).  The Climbers, Bab VI Tidak Hanya IQ tapi EQ, halaman 57-67
  • Stoltz, Paul G. (2007). Adversity Quotient, Bab 10 Kebiasan Pendaki, halaman 375-389.


Untuk link pendaftaran silahkan klik http://www.ciputra-uceo.com/. Gratis!

Comment